Sama seperti dalam memahami kalimat denotasi, untuk memahami kalimat konotasi kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu makna konotasi. Makna konotasi merupakan makna yang bukan makna sebenarnya dari suatu kata. Makna konotasi biasanya merupakan makna tambahan dari makna dasarnya yang dikembangkan sesuai dengan situasi yang dihadapi sehingga makna tambahan tersebut biasanya berupa nilai rasa yang subjektif dari penggunanya. Hal tersebut juga yang menyebabkan makna konotasi suatu kata tidak didasarkan atas kondisi kebenaran (non truth condition).
Kalimat konotasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni makna konotasi positif serta makna konotasi negatif. Konotasi positif merupakan suatu kiasan yang mengandung makna baik. Contoh : anak emas (berarti anak kesayangan), ringan tangan (suka menolong), dan lain sebagainya.
Sedangkan konotasi negatif, merupakan kebalikan dari konotasi positif, yakni suatu kiasan yang mengandung arti yang kurang baik/buruk/negatif. Contoh kepala batu (artinya sulit diberi pengertian oleh orang lain atau egois), si jago merah (artinya api, atau biasanya digunakan untuk mengungkapkan terjadinya kebakaran), gigit jari (artinya merasakan kekecewaan), dan lain sebagainya.
Selain makna konotasi, ada istilah lain yang juga merupakan pengungkapan dari makna konotasi, yaitu :
Idiom atau ungkapan atau peribahasa, merupakan salah satu contoh ungkapan konotasi yang sering digunakan dalam karya sastra, namun tanpa disadari penggunaan idiom sudah merambah kehidupan sehari hari. Contoh banting tulang (artinya bekerja keras), asam garam kehidupan (artinya pengalaman hidup), dan lain sebagainya.
Majas metafora adalah majas yang membandingkan dua hal secara langsung dalam bentuk singkat tanpa disertai penggunaan kata – kata pembanding. Menurut Altenbend, majas metafora membandingkan dua hal sebagai suatu yang sama, namun sesungguhnya tidaklah sama atau berbeda, sebagai contoh tangan kanan (artinya orang kepercayaan), raja siang (matahari), putri malam (bulan), bunga bangsa (pahlawan), dan lain sebagainya.
Contoh Kalimat Konotasi
- Lagu ‘Gugur Bunga’ diciptakan untuk menghormati dan mengenang jasa para bunga bangsa yang gugur di medan perang. (bunga bangsa artinya para pahlawan).
- Dia merupakan tangan kanan pimpinan organisasi tersebut, sehingga kemampuannya tidak perlu diragukan lagi. (tangan kanan artinya orang kepercayaan).
- SMA 3 Jayakarsa menyapu bersih semua medali emas di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun ini. (menyapu bersih artinya memenangkan).
- Ari berkeringat dingin menunggu giliran wawancara kerjanya siang ini. (berkeringat dingin artinya gugup).
- Rubah itu tertangkap tangan ketika akan memangsa telur – telur ayam milik warga. (tertangkap tangan artinya ketahuan).
- Hatinya hancur ketika melihat ibunya tergolek lemas di rumah sakit. (hatinya hancur artinya sangat sedih).
- Shidq masih dianggap hijau dalam dunia perpolitikan. (hijau artinya belum berpengalaman).
- Suasana ibukota masih panas pasca bentrokan antara pendemo dengan polisi. (panas artinya tegang).
- Kali ini febrina memantapkan hati berkuliah di Australia. (memantapkan hati artinya meneguhkan/mengukuhkan, tidak goyah)
- Dalam membicarakan masalah ini sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin. (kepala dingin artinya tenang/sabar).
- Sejak pertama kali kedatangannya di kampus ini, Tia sudah menjadi buah bibir karena kecantikan dan kepintarannya. (buah bibir artinya pembicaraan/perbincangan orang).
- Pasangan pebulutangkis asal Denmark dipaksa angkat kaki lebih awal dari turnamen Indonesia Open setelah dikalahkan pasangan unggulan Indonesia, Ahsan dan Hendra Setiawan di babak kualifikasi II. (angkat kaki artinya pergi/meninggalkan tempat).
- Ternyata rumor pemberhentian Song Ji Hyo dan Kim Jong Kook dari variety show “Running Man” setelah tujuh tahun bekerja sama bukan hanya sekedar kabar angin. (kabar angin artinya desas desus/kabar yang belum jelas kebenarannya).
- Marc Marquez berhasil menggungguli Valentino Rossi dalam perebutan gelar juara dunia ajang pacu kuda besi, Moto GP tahun ini. (pacu kuda besi artinya balapan motor)
- Dalam dongeng tersebut diceritakan jika Buaya dengan akal bulusnya menjebak Sapi, Si Kancil yang mengetahui hal tersebut pun memutuskan membantu menolong Sapi. (akal bulus artinya tipu muslihat yang licik)
- Indonesia harus menelan pil pahit setelah di partai Final Piala AFF 2016 dikalahkan oleh Thailand. (menelan pil pahit artinya merasakan kekecewaan)
- Shintia terlihat gerah dengan berbagai omongan tentang dirinya selama ini. (gerah artinya kesal)
- Saat ini sedang tren artis yang banting setir menjadi politisi. (banting setir artinya beralih profesi)
- Artis – artis yang menjadi politisi tersebut, berebut kursi baik di DPR daerah maupun DPR pusat. (kursi artinya berebut jabatan)
- Seorang pria paruh baya gelap mata membunuh istri dan kedua anaknya dengan sebilah golok. (gelap mata artinya sangat marah, sehingga menjadi lupa dan mengamuk)
- Andriana meskipun cantik dan kaya, namun ia tidak memiliki banyak teman di sekolahnya karena ia terkenal tinggi hati. (tinggi hati artinya sombong)
- Kasihan sekali kedua orangtua renta itu, di usia senjanya masih harus bekerja keras menghidupi anak semata wayangnya yang setiap harinya berpangku tangan. (berpangku tangan artinya tidak berbuat apa-apa/malas)
0 komentar